Cara mengonversi SVG ke PNG tanpa kehilangan kualitas

Diperbarui

SVG dapat diskalakan tanpa batas, jadi "tanpa kehilangan kualitas" sebenarnya berarti mengekspor PNG pada resolusi yang cukup tinggi, misalnya dua atau tiga kali ukuran tampilnya. Buka SVG di konverter EditItAll, atur lebar output, lalu ekspor PNG yang tajam. Semuanya berjalan di browser Anda.

Lakukan sekarang — gratis, di browser Anda

Open the SVG → PNG converter

Vektor vs raster: apa yang sebenarnya berbeda

SVG tidak terbuat dari piksel. Ia adalah sekumpulan instruksi: gambar garis di sini, isi bentuk ini dengan warna itu, sehingga dapat digambar pada ukuran berapa pun dan tetap sempurna tajam. Itulah sebabnya logo dan ikon sering berupa SVG: file yang sama terlihat tajam di kartu nama maupun di baliho besar.

PNG justru sebaliknya: kisi piksel yang tetap. Setelah Anda mengekspor pada, katakanlah, lebar 512 piksel, itulah yang Anda dapatkan. Perbesar melebihi ukuran aslinya dan gambar menjadi kotak-kotak, persis seperti memperbesar foto. Mengonversi SVG ke PNG berarti mengubah instruksi gambar tersebut menjadi kisi tetap, sebuah langkah yang disebut rasterisasi.

Apa arti sebenarnya dari "tanpa kehilangan kualitas"

Karena PNG memiliki ukuran piksel yang tetap, tidak ada satu pun konversi SVG-ke-PNG yang "lossless": Anda memilih sebuah resolusi, dan kualitas mengikuti pilihan itu. Kuncinya adalah merender pada resolusi yang cukup tinggi untuk cara Anda benar-benar akan menggunakan gambar tersebut.

Aturan praktis yang baik adalah mengekspor pada dua atau tiga kali ukuran tampil grafik tersebut. Jika sebuah logo akan tampil dengan lebar 200 piksel di sebuah halaman, ekspor pada 400 atau 600 piksel agar tetap tajam sempurna di layar beresolusi tinggi. Butuh untuk cetak? Gunakan ukuran yang lebih besar lagi. Satu-satunya kesalahan nyata adalah mengekspor terlalu kecil lalu memperbesarnya kemudian: itulah satu-satunya hal yang benar-benar menurunkan kualitas.

Konversi SVG ke PNG di browser Anda, langkah demi langkah

Konversi berjalan di perangkat Anda, sehingga file tidak pernah diunggah:

  • Buka konverter SVG → PNG lalu jatuhkan file SVG Anda.
  • Atur ukuran output: masukkan lebar piksel yang Anda inginkan (semakin besar berarti semakin tajam, dan file semakin besar).
  • Ekspor dan unduh PNG Anda.

Karena semuanya terjadi langsung di browser Anda, Anda bisa offline setelah halaman dimuat dan tetap berfungsi, bukti bahwa SVG tidak dikirim ke server mana pun. Tidak ada akun, tidak ada watermark, dan tidak ada batas berapa kali Anda mengonversi.

Transparansi dan memilih ukuran yang tepat

SVG sering kali memiliki latar belakang transparan, dan itu terbawa langsung: ekspor ke PNG dan area transparan tetap transparan, karena PNG mendukung kanal alpha. Logo Anda tidak akan tiba-tiba mendapatkan kotak putih di belakangnya.

Jika Anda tidak yakin lebar piksel berapa yang harus dipilih, mulailah dari tempat gambar itu akan ditampilkan. Favicon mungkin hanya butuh 64 piksel; grafik hero bisa membutuhkan 2,000 piksel atau lebih. Jika ragu, pilih ukuran yang lebih besar: Anda selalu bisa mengompres PNG nanti untuk memperkecil file, tetapi Anda tidak bisa menambahkan detail kembali ke file yang diekspor terlalu kecil. Dan jika nanti Anda butuh JPG, konversi PNG → JPG hanya perlu sedetik.

Siap mencoba?

Gratis, tanpa daftar, dan apa pun yang Anda buka tidak pernah meninggalkan perangkat Anda.

Pertanyaan umum

Apakah mengonversi SVG ke PNG benar-benar bisa mempertahankan kualitas penuh?+

Ya, selama Anda mengekspor pada resolusi yang cukup tinggi. Karena PNG memiliki ukuran piksel tetap, pilih lebar dua atau tiga kali ukuran tampil dan hasilnya akan tetap tajam.

Apakah latar belakang transparan tetap dipertahankan?+

Ya. PNG mendukung transparansi, sehingga area transparan pada SVG Anda tetap transparan pada PNG hasil ekspor: tidak akan muncul kotak putih di belakang grafiknya.

Ukuran berapa yang sebaiknya saya ekspor?+

Ukuran default yang baik adalah 2× atau 3× ukuran tampil gambar. Untuk cetak, gunakan ukuran yang lebih besar lagi. Satu-satunya kesalahan nyata adalah mengekspor kecil lalu memperbesarnya, yang membuatnya terlihat kotak-kotak.

Apakah SVG saya diunggah untuk mengonversinya?+

Tidak. Konverter berjalan sepenuhnya di browser Anda, sehingga file tidak pernah meninggalkan perangkat Anda. Anda bisa offline setelah halaman dimuat dan tetap berfungsi.

Kenapa tidak menyimpan SVG saja?+

Simpan sebagai SVG jika memungkinkan, karena SVG dapat diskalakan dengan sempurna. Konversi ke PNG saat sebuah alat, formulir, atau platform tidak menerima SVG, atau saat Anda membutuhkan gambar raster berukuran tetap.

Panduan terkait

Panduan lain tentang Mengonversi format gambar →